EcoBALL

Apa itu BERANI


Berbagi Energi Untuk Anak Negeri

Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Asia Tenggara – Indonesia pada 2011 memilih kata BERANI untuk menunjukan bahwa di perlukan keberanian untuk melakukan perubahan. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh pemimpin yang berani.
Indonesia yang merupakan salah satu negara yang paling rentan terhadap dampak dari perubahan iklim, sekaligus negara yang paling tidak siap untuk mengatasinya. Sementara itu, Indonesia merupakan negara yang masuk lima besar negara kontributor emisi gas rumah kaca di dunia, dan merupakan negara pengekspor terbesar kedua batubara–bahan bakar terkotor– didunia, ironisnya masih lebih dari 80 juta masyarakat Indonesia (35% dari populasi) yang belum menikmasti akses listrik dari pemerintah. Rasio elektrikasi di Indonesia saat ini baru mencapai 65,1%, dibawah negara-negara lain di Asia Tenggara seperti Filipina ataupun Thailand.
Untuk negara kepulauan seperti Indonesia, diperlukan keberanian dari pemerintah untuk merubah paradigma pemikiran mereka dalam tata kelola energi nasional. Sekarang saat yang tepat bagi pemerintah untuk melepaskan diri dari ketergantungan terhadap energi fossil yang kotor dan beralih ke energi terbarukan. Negara kepulauan seperti Indonesia, seharusnya memanfaatkan potensi-potensi energi terbarukan yang sesuai dengan karakteristik lokal. Misalnya, di kawasan timur yang potensi anginnya besar, seharusnya memanfaatkan potensi energi angin untuk pembangkit listriknya, sedangkan wilayah-wilayah barat yang kaya akan potensi energi surya, selayaknya memanfaatkan potesni energi surya untuk memenuhi kebutuhan listri daerahnya.